Medan

Bobby Nasution Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Mulai 2027

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, pastikan penanganan banjir Jalan Letda Sujono, Kota Medan mulai 2027. Program tersebut akan melibatkan Pemkot Medan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Bobby Nasution pastikan penanganan banjir Jalan Letda Sujono, Kota Medan mulai 2027 itu disampaikannya saat bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dan pihak Balai Jalan Kementerian PU meninjau genangan air di kawasan Jalan Letda Sujono, Selasa (8/9/2026). Bobby berdiskusi dengan keduanya untuk membahas langkah penanganan banjir secara komprehensif.

Pemprov Sumut, kata Bobby, memberikan perhatian terhadap kondisi Jalan Letda Sujono. Sebab, jalan tersebut merupakan salah satu akses masuk ke Kota Medan dari berbagai daerah melalui Gerbang Tol Belmera.

Karena itu, sebut Bobby, diperlukan pembagian tugas dan penanganan terpadu agar persoalan banjir di kawasan Jalan Letda Sujono dapat segera diatasi. “Ini kan ada jalan nasional, makanya ada pihak Kementerian PU ikut. Untuk ini, ada pembagian tugas, jalur drainase itu ranahnya Balai Jalan. Nanti di ujung akan dibangun kolam retensi di bibir Sungai sepanjang sekitar 1,7 Km dari lokasi jalan yang tergenang (banjir),“ jelas Bobby.

Untuk pembangunan kolam retensi, sambung Bobby, Pemkot Medan telah melakukan proses pembebasan lahan milik warga. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan kolam retensi, sehingga pengerjaannya bisa dimulai pada awal 2027.

“Kami tadi hanya meyakinkan saja. Kalau memang dari Pemkot Medan belum menganggarkan, biar dari Pemprov. Tetapi dari Pemkot menyanggupinya. Maka kami minta prosesnya dipercepat, karena disainnya sudah ada,“ sebut Bobby.

Selain Jalan Letda Sujono, Bobby, juga menyoroti persoalan banjir di kawasan Kecamatan Medan Johor, khususnya Jalan Eka Warni. Penanganan kawasan tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov Sumut dan Pemkot Medan.

“Dari Pemprov Sumut itu akan bangun sodetan (pembuatan saluran air atau terowongan buatan untuk membelokkan sebagian aliran air sungai ke jalur lain guna mengurangi risiko banjir di daerah hilir). Dan Pemkot Medan membangun jalannya,” katanya.

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, mengapresiasi perhatian Gubernur Sumut terhadap persoalan banjir di kawasan tersebut. Pemkot Medan memastikan akan melakukan pembebasan lahan warga yang dibutuhkan untuk pembangunan kolam retensi.

“In Syaa Allah, kita akan membebaskan lahan dulu untuk bisa membangun kolam retensinya. Sejauh ini kita akan ikuti prosedur dan sedang negosiasi dengan pemilik lahan,” katanya. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *