Inspirasinews – Belawan, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, sebut Pemkot Medan telah siapkan sejumlah program penanggulangan kemiskinan, mulai dari bantuan sosial (Bansos), kesehatan, pendidikan hingga pelatihan ketrampilan.
Hadi Suhendra sebut Pemkot Medan telah siapkan sejumlah program penanggulangan kemiskinan itu pada Sosialisasi ke VI Tahun Anggaran (TA) 2026 Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No. 5 tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di dua lokasi berbeda di Kecamatan Medan Belawan l, Minggu (14/6/2026).
Kedua lokasi itu, masing-masing di Jalan Sumatera No. 01 Belawan, Kelurahan Belawan II dan Jalan Pusara, Blok 13 Sicanang, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan.
Pria yang akrab disapa, Hendra, itu menegaskan komitmennya mengawal berbagai program penanggulangan kemiskinan tersebut di kawasan Medan Utara. Terkait Bansos, kata Hendra, Pemkot Medan memiliki program PKH Medan Makmur dan bantuan lansia dan penyandang disabilitas.
Pada bidang kesehatan, sebut Hendra, Pemkot Medan telah mengeluarkan Universal Health Coverage (UHC). “Dengan UHC, warga Kota Medan kini dapat berobat hanya menggunakan KTP,” katanya.
Pada bidang pendidikan, sebut Hendra, Pemkot Medan melalui OPD terkait menyiapkan bantuan pendidikan serta tebus ijazah. “Tidak boleh lagi ada anak-anak dari keluarga kurang mampu di Belawan yang putus sekolah karena persoalan biaya pendidikan. Pemerintah telah menyediakan berbagai program bantuan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat,” katanya.
Terkait kesempatan kerja, sambung Hendra, pentingnya keterlibatan perusahaan-perusahaan di Belawan untuk memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat. “Pihak kecamatan dan kelurahan mendata jumlah tenaga kerja lokal yang terserap di perusahaan-perusahaan tersebut. Jangan sampai ada praktik pungutan atau biaya masuk kerja. Jika ada oknum meminta uang untuk memasukkan kerja, laporkan kepada saya,” tegas Hendra.
Pada kesempatan tersebut, politisi Partai Golkar itu juga mengungkapkan DPRD bersama Pemkot Medan telah mendorong alokasi sekitar 35 persen anggaran pembangunan Kota Medan untuk kawasan Medan Utara. “Medan Utara merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah. Karena itu pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Sementara Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, menyatakan pihaknya siap mengevaluasi pemanfaatan aset pemerintah yang selama ini digunakan sebagai bank sampah dan membuka peluang menjadikannya sebagai sarana pelatihan masyarakat. Ia juga menegaskan komitmennya menjaga transparansi penyaluran bantuan sosial serta meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya penyimpangan.
Lurah Sicanang, Basu Fransiska, berharap sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2015 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program pemerintah yang bertujuan mengurangi angka kemiskinan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan warga Belawan, khususnya di Kelurahan Sicanang. (sat)

