Sumut

Siapkan Solusi Soal Retribusi, Bobby Ingin Destinasi Wisata Karo Naik Kelas

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, ingin destinasi wisata Karo naik kelas, terutama pemandian air panas Desa Daulu dan Semangat Gunung.

Bobby Nasution ingin destinasi wisata Karo naik kelas itu disampaikannya usai berdiskusi dengan Bupati Karo, Antonius Ginting, bersama jajaran di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (18/6/2026).

Diskusi tersebut terkait persoalan retribusi di kawasan pemandian air panas Desa Daulu dan Semangat Gunung, Kabupaten Karo. Sebab, praktik pungutan di kawasan wisata itu berpotensi merugikan wisatawan dan menghambat pengembangan destinasi wisata.

Turut serta dalam pertemuan tersebut Sekdakab Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, sejumlah pimpinan OPD Pemkab Karo serta pengelola dan pemilik usaha di kawasan pemandian air panas Karo. Sementara dari Pemprov Sumut hadir Kadis Perhubungan, Kepala Satpol PP, Kadis Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kaban PKAD.

Bobby mengatakan, pihaknya menawarkan dua opsi sebagai solusi bagi pengelolaan kawasan wisata air panas tersebut. Opsi pertama, kata Bobby, adalah menghentikan seluruh penarikan retribusi secara langsung kepada pengunjung.

“Sebagai gantinya, retribusi dibebankan kepada pelaku usaha di kawasan tersebut melalui penyesuaian harga tiket masuk pemandian, biaya penginapan, parkir dan layanan lainnya. Pada skema ini, Pemprov Sumut juga siap membantu Pemkab Karo memperbaiki akses utama menuju kawasan wisata air panas Desa Daulu dan Semangat Gunung,” ungkap Bobby.

Opsi kedua, sebut Bobby, adalah tetap memberlakukan retribusi kepada pengunjung, namun dengan pengelolaan lebih ketat dan manajemen lebih baik. “Dengan demikian, kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dicegah dan tidak terjadi pungutan berlapis kepada wisatawan,” katanya.

Kondisi yang terjadi saat ini, menurut Bobby, tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat. Sebab, sebelumnya pemerintah daerah juga melakukan pungutan langsung kepada pengunjung, sehingga masyarakat menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang lumrah. “Sekarang coba kita benahi dan kita tidak ingin tempat wisata ini bernasib sama dengan Siosar,” ujarnya.

Sementara Bupati Karo, Antonius Ginting, mendukung opsi pertama yang ditawarkan Gubernur Sumut. Pemkab Karo bersama Forkopimda siap mengedukasi masyarakat dan mengembalikan kejayaan wisata air panas Daulu dan Semangat Gunung sebagai destinasi unggulan.

“Kita siap berkantor di sana selama 24 jam. Kita diberi waktu kepada Pak Gubernur untuk jawaban tertulis hingga Senin (22/6/2026). Jadi, dari sekarang hingga jawaban tertulis selesai tidak ada pungutan di kawasan pemandian air panas. Kami, TNI, Polisi dan Satpol PP akan berjaga sepanjang hari. Bila perlu, kami berkantor di sana demi wisata Karo naik kelas,” kata Antonius. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *