Medan

Rico Waas Sebut Dokter Spesialis Jantung Anak Minim

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, sebut dokter spesialis jantung anak minim. Karena itu, dia mendorong pengembangan sumber daya manusia di bidang tersebut untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat pada masa mendatang.

Rico Waas sebut dokter spesialis jantung anak minim itu saat menerima audiensi Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Sumatera Utara di Balai Kota Medan, Selasa (1/9/2026).

“Dokter spesialis untuk jantung anak masih terlalu minim. Ini perlu kita dorong agar ke depan kebutuhan pelayanan kesehatan jantung anak dapat terpenuhi,” sebutnya.

Terkait kegiatan Hari Jantung Sedunia, Rico Waas, berharap kegiatan tersebut tidak hanya berisi edukasi, tetapi juga memberikan akses pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.

“Jangan hanya masyarakat disuruh mengikuti pelatihan, tetapi bagaimana mereka juga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan. Intinya, kalau kita peduli dengan kesehatan, kita harus mengetahui kondisi kesehatan kita,” ujar Rico Waas.

Rico Waas juga mendorong masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik. Menurutnya, pemerintah perlu terus menciptakan ruang yang mendorong masyarakat untuk berjalan kaki, berlari, berolahraga dan melakukan aktivitas fisik lainnya.

“Bagaimana kita mengajak masyarakat untuk ikut berolahraga, berjalan, berlari, atau sekadar bergerak. Ke depan, mungkin di kawasan Teladan juga bisa kita buat Car Free Day,” katanya.

Selain pencegahan, menurut Rico Waas, edukasi mengenai pertolongan pertama pada kondisi darurat jantung juga penting. Karena itu, ia membuka peluang kolaborasi antara Pemko Medan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta tenaga medis untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat.

Sebelumnya Ketua PERKI Sumatera Utara, dr. Hilfan Ade Putra Lubis, SpJP(K), menyampaikan rencana peringatan Hari Jantung Sedunia akan digelar di Gedung Astaka pada 27 September 2026.

Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti sekitar 1.000 peserta dan diisi dengan webinar, senam jantung, konsultasi, serta penyuluhan mengenai pencegahan penyakit jantung. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *