Inspirasinews – Medan, Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, tambah kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumut menjadi Rp2 triliun. Hal ini sebagai langkah pemerintah dalam mendorong peningkatan akses permodalan bagi pelaku usaha di Sumatera Utara.
Menteri UMKM tambah kuota KUR Bank Sumut saat menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (20/8).
Maman menilai, Bank Sumut merupakan salah satu penyalur KUR memiliki kinerja positif, khususnya dari sisi ketepatan penyaluran dan akuntabilitas. “Karena itu, kita tambah kuota alokasi KUR menjadi Rp2 triliun,” kata Maman.
Maman berharap, tambahan kuota dapat semakin memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM, sekaligus memberikan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi Sumut. “Pembahasan teknisnya akan kita dilakukan lebih lanjut bersama Bank Sumut,” katanya.
Secara keseluruhan, sebut Maman, saat ini total penyaluran KUR di Sumut telah mencapai sekitar Rp11 triliun kepada 168 ribu debitur. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1 triliun telah disalurkan Bank Sumut. “Hal ini juga yang menjadi dasar penambahan kuota KUR,” ujarnya.
Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah terhadap Bank Sumut sebagai mitra strategis dalam memperluas akses pembiayaan UMKM. “Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyaluran KUR,” kata Heru.
Bagi Bank Sumut, sebut Heru, pembiayaan UMKM bukan hanya tentang menyalurkan kredit, tetapi bagaimana memastikan pembiayaan tersebut benar-benar mampu mendorong usaha tumbuh, naik kelas dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah.
Bank Sumut, tegas Heru, akan terus menghadirkan pembiayaan mudah, terjangkau dan memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM di Sumut. Komitmen tersebut turut ditunjukkan menggelontorkan program KUR Mikro dengan suku bunga 0 persen pada 2026 dan 3 persen pada 2027, bebas biaya administrasi dan provisi serta tanpa agunan.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Bank Sumut untuk hadir lebih dekat dengan pelaku UMKM. Kami ingin memastikan akses pembiayaan tidak menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya,” kata Heru. (rel/sat)

