Inspirasinews – Marelan, Wakil Ketua Fraksi Hanura-PKB, Roma Uli Silalahi, menegaskan empat (4) pilar kebangsaan harus jadi tameng dalam bertindak. Sebab, Wawasan Kebangsaan (Wasbang) berperan sebagai kompas empat (4) pilar kebangsaan itu, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
Roma Uli Silalahi menegaskan, 4 pilar kebangsaan harus jadi tameng dalam bertindak itu pada Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Datuk Rubiah, Gang Keluarga, Lingkungan 29, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (8/8/2026).
Hadir saat itu Camat Medan Marelan Zulkfili S Pulungan, Lurah Rengas Pulau Muhammad Catur Prasojo, Ketua ZR Center Zulkarnain serta ratusan masyarakat.

Wawasan Kebangsaan, kata Roma Uli, bukanlah sekadar hafalan sejarah atau slogan semata, tetapi tentang cara pandang mengenai diri dan tanah air Indonesia. “Wawasan Kebangsaan adalah jiwa yang menyatukan keberagaman suku, agama, ras dan gologan dalam ikatan Bhineka Tunggal Ika,” katanya.
Founding father dan para pahlawan, sebut anggota Komisi I itu, tidak sendiri-sendiri atau mementingkan golongan tertentu dalam merebut kemerdekaan. “Mereka bersatu, mengorbankkan jiwa dan raga demi satu tujuan Indonesia Merdeka. Nlai-nilai perjuangan seperti rela berkorban, pantang menyerah dan gotong royong inilah yang menjadi fondasi dasar bangsa kita,” katanya.

Tantangan saat ini, sambung Roma Uli, berbeda dengan masa penjajahan. Tantang terbesar saat ini adalah arus globalisasi, di mana penyebaran informasi begitu cepat dan berpotensi menimbulkan perpecahan akibat perbedaan.
“Disinilah Wawasan Kebangsaan berperan sebagai kompas bagi empat pilar kebangsaan kita. Empat pilar ini harus kita jadikan tameng atau pedoman dalam bertindak dan mengambil Keputusan, terlebih bagi generasi muda sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Legislator dari Dapil II meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan itu mengajak masyarakat untuk menjadikan Pancasila tidak hanya sekadar hafalan, melainkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sikap saling menghargai, toleransi antar umat beragama dan kepedulian terhadap sesama adalah wujud nyata dari Wawasan Kebangsaan yang hidup. Masa depan bangsa Indonesia berada di pundak kita semua, terutama generasi muda. Jadikan keberagaman di Indonesia sebagai kekuatan besar, bukan pemecah belah. Mari kita jaga keutuhan NKRI dan terus berkarya untuk kemajuan bangsa,” ajaknya. (sat)

