Medan

Dodi Simangunsong Desak Pemkot Medan Intervensi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, Dodi Robert Simangunsong, desak Pemkot Medan intervensi lonjakan harga bahan pokok melalui Operasi Pasar dan Pasar Pangan Murah secara berkala.

Dodi Robert Simangunsong desak Pemkot Medan intervensi lonjakan harga bahan pokok itu setelah mendengar aspirasi yang disampaikan masyarakat pada Reses VI Masa Sidang III Tahun Sidang 2025-2026 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Asrama Polisi (Aspol) Pasar Merah, Jalan Pukat, Menteng Raya, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (25/7/2026).

Program pangan murah, menurut Dodi, merupakan instrumen mendesak untuk merealisasikan janji politik yang pernah digaungkan Kepala Daerah. “Kita masih ingat janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan pada Pilkada lalu, yakni program sembako murah. Ini saatnya Wali Kota Medan merealisasikan program itu. Kita tagih janjinya,” tegas Dodi.

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Dodi Robert Simangunsong, berikan souvenir usai gelaran Reses VI TA 2026 di Medan Denai
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, Dodi Robert Simangunsong, berikan souvenir usai gelaran Reses VI Masa Sidang III Tahun Sidang 2025-2026 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Asrama Polisi (Aspol) Pasar Merah, Jalan Pukat, Menteng Raya, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (25/7/2026). (foto/dok)

Seruan politik ini dipicu oleh gelombang keluhan kaum ibu rumah tangga yang menghadapi pembengkakan anggaran dapur secara ekstrem. Dalam sesi penyampaian aspirasi, Nyonya Manurung Boru Sibarani mengungkapkan bahwa biaya belanja bulanan melonjak hingga 15 hingga 20 persen dari estimasi normal, sementara pendapatan keluarga cenderung stagnan atau tidak menentu.

“Sekarang ini, semua ibu-ibu mengeluh ketika belanja. Kita bawa Rp200 ribu untuk belanja, sudah tidak ada artinya. Kepada Pak Dodi, tolong sampaikan kepada pemerintah agar ditinjau harga bahan pangan yang melambung saat ini,” keluh Boru Sibarani.

Menyikapi realitas sosial tersebut, Dodi Simangunsong, menegaskan stabilitas harga pasar tidak dapat diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar bebas. Diperlukan sinergi kuat antara kebijakan strategis otoritas daerah, adaptasi para pelaku usaha, serta efisiensi pola konsumsi di tingkat rumah tangga. “Pemerintah memegang kendali utama dalam menstabilkan harga pasar melalui intervensi langsung dan pengelolaan rantai pasok,” jelasnya.

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Dodi Robert Simangunsong, foto bersama usai gelaran Reses VI TA 2026 di Medan Denai
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, Dodi Robert Simangunsong, foto bersama usai gelaran Reses VI Masa Sidang III Tahun Sidang 2025-2026 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Asrama Polisi (Aspol) Pasar Merah, Jalan Pukat, Menteng Raya, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (25/7/2026). (foto/dok)

Sebagai langkah taktis jangka pendek, Dodi, menyarankan agar Pemkot Medan memetakan klaster wilayah yang memiliki tingkat kerentanan ekonomi tinggi. Otoritas eksekutif diminta melaksanakan program pasar murah secara selektif dan tepat sasaran di titik-titik pemukiman masyarakat yang membutuhkan, dengan intensitas minimal tiga bulan sekali.

Langkah ini diharapkan mampu membanjiri pasar dengan komoditas pangan pokok berharga terjangkau, sekaligus meredam spekulasi harga di tingkat pedagang perantara. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *