Ekbis Sumut

Ekonomi Sumut Tumbuh 4,55%

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Ekonomi Sumatera Utara (Sumut) tumbuh 4,55% secara year on year (YoY) pada triwulan III tahun 2025. Hal ini mencerminkan aktivitas ekonomi daerah masih stabil.

Ekonomi Sumut tumbuh 4,55% itu disampaikan Kepala Biro Perekonomian Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, di Medan, Rabu (14/1/2026).

“PDRB Sumut triwulan III tahun 2025 sebesar 23,58% dan menjadi penyumbang kontribusi tertinggi di Pulau Sumatera. Sedangkan tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumut triwulan III tahun 2025 sebesar 5,32% atau turun 5,6% dari tahun 2024,” ujar Poppy.

Selain itu, sebut Poppy, persentase kemiskinan di Sumut juga mengalami tren penurunan. Pada Maret 2025 tercatat 7,36 % di bawah target penurunan 2025 sebesar 7,46-6,96 %.

“Sedangkan gini ratio Maret 2025 mencapai 0,295 poin dari target 0,305-0,303 poin. Angka ini menurun sebesar 0,011 poin jika di bandingkan September 2024 dan juga turun sebesar 0,002 poin jika di bandingkan dengan Maret 2024,” sebutnya.

Sumatera Utara, sambung Poppy, juga mampu mengendalikan inflasi tahun 2025. Dari 5,32% pada September (year on year/yoy) berhasil ditekan menjadi 3,96% pada November 2025. “Kondisi itu sekaligus memperkuat stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.

Untuk mengendalikan inflasi, tambah Poppy, Pemprov Sumut telah merumuskan kebijakan pengendalian inflasi jangka menengah tertuang dalam Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/839/KPTS/2025 tentang Peta Jalan Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumut Periode 2025–2027. “Kebijakan ini mengusung stategi 4K, yakni Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi dan Komunikasi efektif,” katanya.

Sepanjang tahun 2025, lanjut Poppy, Gubernur Sumut Bobby Nasution juga telah membangun iklim investasi Sumut kondusif dengan persentase peningkatan investor yang berinvestasi di Sumut sebesar 53,5 persen dengan peningkatan nilai investasi sebesar 25%.

Pemprov Sumut, jelas Poppy, terus berkomitmen untuk meningkatkan investasi, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja lebih luas bagi masyarakat. “Inisiasi ini mewujudkan harapan warga Sumatera Utara akan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan dan mampu memperkuat daya saing daerah,” ujarnya.

Selain itu, sebut Poppy, Gubernur Bobby Nasution juga telah melakukan penguatan ekosistem ekonomi dengan mendukung kemajuan UMKM. “Hal ini terlihat dari capaian tahun 2025 yang menunjukkan dari 6.100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) telah terindentifikasi 328 usulan titik lahan, dengan 4.613 koperasi (75,62%) telah terdaftar pada Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih,” sebutnya. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *