Inspirasinews – Nias Utara, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, prioritaskan pembangunan infrastruktur Nias Utara. Hal ini dalam rangka menggerakkan ekonomi di kawasan Kepulauan Nias.
Bobby Nasution prioritaskan pembangunan infrastruktur Nias Utara itu terungkap dalam kegiatan Sapa Daerah (SADA) di Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Kamis (6/8/2026).
Tahun ini, sebut Bobby, Pemprov Sumut mengalokasikan sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias. Jumlah tersebut meningkat di bandingkan tahun sebelumnya sekitar Rp300 miliar. “Kami datang dan berkantor di Kepulauan Nias untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan daerah,” kata Bobby.
Usulan pembangunan jalan lanjutan, irigasi, jalan tani maupun bantuan sarana keagamaan, kata Bobby, akan dievaluasi sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. “Untuk jalan tani dan kebutuhan lainnya nanti akan ditinjau langsung oleh OPD terkait. Kita lihat kondisinya di lapangan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Bobby.
Soal harga pupuk melebihi harga eceran tertinggi (HET), Bobby, meminta pemerintah daerah melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila ditemukan pelanggaran dalam distribusi pupuk bersubsidi.
Sementara itu Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, mengapresiasi perhatian Pemprov Sumut terhadap pembangunan di daerahnya. Menurutnya, sejumlah program yang telah berjalan mulai dari pembangunan jalan, peningkatan layanan kesehatan hingga sektor ekonomi masyarakat memberikan dampak positif bagi Nias Utara. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas perhatian dan dukungannya. Kiranya pembangunan di Nias Utara terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” harapnya.
Masyarakat Nias Utara juga mengapresiasi perhatian Pemprov Sumut. Salah seorang warga Desa Hilidunda, Jaswin Gea, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat, karena merupakan akses utama yang menopang aktivitas ekonomi warga.
Menurutnya, ruas jalan tersebut belum pernah mendapat pembangunan aspal sejak puluhan tahun lalu. “Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Kami sangat bersyukur karena akhirnya bisa diaspal. Ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat Nias Utara,” ujarnya.
Warga lainnya, Tarmizi Gea, berharap pembangunan jalan dapat dilanjutkan hingga seluruh ruas Lotu-Tuhemberuwa yang panjangnya mencapai sekitar 12 kilometer. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan drainase di sepanjang jalan guna mencegah kerusakan infrastruktur akibat genangan air.
Di ketahui, Pemprov Sumut akan meningkatkan pembangunan infrastruktur di Nias Utara pada tahun ini mencakup pembangunan dan peningkatan ruas jalan Lotu-Lahewa sepanjang 25 Km dengan anggaran Rp17 miliar serta ruas jalan Lotu-Tuhemberuwa Sepanjang 4 Km senilai Rp27 miliar. (sat)

