Medan

Dongkrak PAD, Pemkot Medan Didorong Terapkan Lagi Sistem e-Parking

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan didorong terapkan lagi sistem e-parking dalam pembayaran parkir tepi jalan. Sebab, sistem tersebut terbukti mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor parkir tepi jalan.

Pemkot Medan didorong terapkan lagi sistem e-parking oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Renville P Napitupulu, kepada wartawan di Medan, Rabu (17/6/2026).

“Buktinya sudah ada. Sepanjang sejarah PAD parkir tepi jalan di Kota Medan, tertinggi itu di tahun 2024 mencapai Rp100 miliar lebih. Pada 2025 saat e-Parking di ganti dengan parkir berlangganan, PAD merosot hanya sekitar Rp15 miliar. Sangat jauh perbedaannya,” ungkap Renville.

Saat ini, kata Ketua DPD PSI Kota Medan itu, Pemkot Medan menerapkan dua sistem pembayaran parkir, yakni tunai dan nontunai. Namun, di lapangan lebih dominan diterapkan sistem tunai. “Kondisi ini menyebabkan PAD parkir tidak maksimal. Sistem tunai rentan menjadi celah kebocoran PAD,” katanya.

Sementara sistem e-Parking, sebut Renville, diyakini PAD dapat kembali meningkat secara maksimal. Sebab, seluruh pembayaran langsung masuk ke kas daerah.

“Dengan sistem e-Parking, ruang bagi oknum untuk ‘bermain’ menjadi lebih kecil. Apalagi, sekarang sudah era digitalisasi. Kita harus mengikuti perkembangan. Kalau pendapatan mau naik, terapkan kembali sistem e-Parking,” tegasnya.

Ditanya kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, menurut Renville, perlu ada penempatan pejabat yang benar-benar memahami sektor perparkiran. “Harus dicari orang yang paham soal parkir, jangan asal menempatkan saja. Saat ini belum terlihat inovasi dari Kadishub Medan. Kita juga bertanya-tanya, apakah beliau benar-benar memahami persoalan parkir ini, karena permasalahan masih terus muncul, mulai dari jukir liar hingga pengutipan retribusi dengan tarif lama,” jelasnya.

Renville menambahkan, pihanya (Komisi IV, red) akan mempertanyakan capaian PAD parkir dalam rapat evaluasi bersama Dishub. “Nanti saat rapat evaluasi triwulan II, kita akan pertanyakan berapa capaian PAD dan bagaimana perkembangan titik-titik potensi parkir di Kota Medan,” katanya. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *