Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, pada Seminar Internasional tentang Pendidikan Moderasi Beragama di Madrasah
Sumut

Gubsu: Guru Berperan Penting Bentuk SDM Unggul & Berkualitas

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmyadi, mengatakan guru berperan penting bentuk sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkualitas dalam pendidikan. Sebab, pendidikan merupakan kebutuhan dasar, selain sosial dan kesehatan.

“Kualitas negara di tentukan oleh SDM-nya, bukan sumber daya alamnya. Masalah pendidikan dan kesehatan adalah prioritas dasar pembentukan SDM. Singapura, mereka punya sumber daya manusia mumpuni dengan keterbatasan sumber daya alam, mereka bisa lebih maju,” kata Edy Rahmayadi.

Gubsu mengatakan, guru berperan penting bentuk SDM unggul dan berkualitas itu dalam Seminar Internasional tentang Pendidikan Moderasi Beragama di Madrasah, Minggu (13/8/2023).

Dalam semniar itu, Edy, menyebutkan sejumlah negara yang dianggap maju, karena adanya kontribusi guru, seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Jepang  dan lainnya.

Edy bercerita, ketika Hirosima dibom, yang di lakukan negara Jepang adalah mengumpulkan guru-gurunya. “Mereka mengumpulkan guru-guru untuk apa? Membentuk SDM yang unggul dan berkualitas supaya bisa membangun negaranya kembali, menjadi negara seperti yang saat ini. Inilah andil dari guru, bisa membentuk SDM yang unggul dan berkualitas,” ceritanya.

Karena menganggap pendidikan sebagai kebutuhan dasar pembentukan SDM, kata Edy, honor guru di naikkan dari Rp40.000/jam menjadi Rp90.000/jam. Edy pun menyinggung kalau di kepemimpinannya menjadi Gubernur Sumut, alokasi untuk pendidikan 20% dari APBD.

Sebelumnya Ketua Umum Pimpinan Pusat Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia, Yaya Rospandi, mengatakan sudah melantik 12 pengurus wilayah yang ada di Indonesia. Provinsi Sumut adalah wilayah yang ke-12.

Pembentukan PGM Indonesia, kata Yaya, mengacu kepada Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dirinya mendirikan organisais PGM tepatnya 24 Juli 2008.

Pendirian organisasi yang menjadi wadah bagi guru-guru madrasah ini karena belum ada organisasi madrasah yang bisa menampung kepentingan dan aspirasi guru-guru.

“Guru-guru madrasah selalu iklhas berjuang. Karena guru berkontribusi dalam meningkatan indeks pembangunan manusia atau IPM. Ayo kita majukan guru madrasah. Visi PGM, mencipatkan guru madrasah yang berkualitas, sejahtera, dan bermartabat. Untuk itu, guru-guru harus meningkatkan kualitas, dengan mengikuti bimbingan teknis,” ajaknya. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *