Inspirasinews – Belawan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan masalah pengangguran harus ditangani bersama. Sebab, jumlah pencari kerja di Kota Medan mencapai 100.000 orang setiap tahun.
Rico Waas menegaskan, masalah pengangguran harus ditangani bersama saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun Anggaran 2026 di Aula Gedung Pelindo, Belawan, Selasa (3/11/26).
Karena itu, kata Rico Waas, pemerintah tidak tinggal diam melihat tantangan ketenagakerjaan yang terus menjadi isu krusial setiap tahunnya.
Saat ini, kata Rico Waas, perusahaan tidak lagi sekadar mencari ijazah, melainkan membutuhkan tenaga kerja memiliki keterampilan (skill) khusus yang adaptif terhadap kemajuan zaman dan teknologi digital.

“Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, mulai dari operator forklift, teknisi pendingin (AC), barista, barber hingga keahlian khusus lainnya pemerintah berupaya menjembatani para pencari kerja agar siap terserap langsung oleh dunia industri. Perusahaan tidak saja hanya meminta ijazah atau melihat seseorang kuliah di mana dan jurusannya apa,” ungkap Rico Waas.
Kepada Dinas Ketenagakerjaan, Rico Waas, meminta mengembangkan sistem informasi lowongan kerja digital secara real time, agar masyarakat lebih mudah mengakses informasi pekerjaan.
Sebelumnya Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, melaporkan dari 1.218 pendaftar, diterima sebanyak 200 peserta. “Dari jumlah yang diterima, sebanyak 122 orang berasal dari kawasan Medan Utara. Pelatihan meliputi K3, barista, tenun, digital marketing, teknisi AC, dan pabrikasi aluminium,” sebutnya.
Selain memperoleh keterampilan dan sertifikasi, kata Ramaddan, peserta juga berpeluang mendapatkan penempatan kerja maupun bantuan peralatan untuk memulai usaha mandiri. (sat)

