Sumut

Siswa Sekolah Pertiwi Medan Diajak Biasakan Hidup Sehat

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Siswa Sekolah Pertiwi Medan diajak biasakan hidup sehat sejak dini melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Ceria.

Siswa Sekolah Pertiwi Medan diajak biasakan hidup sehat oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu, pada kegiatan Germas Ceria di halaman sekolah TK/SD Yayasan Pertiwi, Jalan Budi Kemasyarakatan Nomor 4 Medan, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan bertemakan “Anak Ceria Bergerak, Sehat Bersama, Cinta Lingkungan” tersebut diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan yang mendorong siswa menerapkan pola hidup sehat sekaligus peduli terhadap lingkungan.

Germas Ceria, kata Kahiyang Ayu, menjadi sarana untuk membangun kebiasaan positif pada anak sejak usia sekolah. “Melalui Germas Ceria, anak-anak kita ajak membangun kebiasaan positif, mulai dari aktif bergerak, menjaga kesehatan tubuh, hingga menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujar Kahiyang.

Penerapan pola hidup sehat, sebut Kahiyang, bukan baru dilakukan ketika seseorang telah dewasa, namun perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar anak-anak memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan, aktif beraktivitas, sekaligus peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kahiyang, secara simbolis menyerahkan sejumlah perlengkapan kepada pihak sekolah, di antaranya pot bunga dan tong sampah. Ia juga membagikan topi caping dan topi rimba kepada para siswa. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman tanaman herbal bersama para siswa. Sejumlah tanaman yang ditanam antara lain serai, lengkuas, lidah buaya, dan kunyit.

Selain itu, Kahiyang, juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui senam ceria bersama. Ia turut menyerahkan tas dan makanan tambahan bergizi kepada anak-anak.

Kepala Sekolah TK/SD Pertiwi Medan, Rusmiati, menyambut baik pelaksanaan Germas Ceria di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat edukasi mengenai pola hidup sehat sekaligus mendorong keterlibatan sekolah, orang tua, dan siswa dalam membangun kebiasaan sehat sejak dini.

“Kita harapkan pembiasaan hidup sehat tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga dan lingkungan tempat tinggal,” ujar Rusmiati. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *