Inspirasinews – Medan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan minta Dinas Perumahan Kawasan Pemukinan Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) minimalisir kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.
DPRD Medan minta Dinas PKPCKTR minimalisir kebocoran PAD disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, pada rapat evaluasi triwulan II TA 2026, Senin (14/9/2026).
Hadir dalam rapat itu Wakil Ketua Komisi IV Muhammad Afri Rizki Lubis, anggota Komisi IV Jusuf Ginting, Renville P Napitupulu, El Barino Shah, Lailatul Badri, Zulham Effendi dan Edwin Sugesti Nasution.
“Tahun 2025 target PAD dari PBG hanya terealisasi 80% dari Rp31 miliar. tahun ini targetnya Rp39 miliar. Target ini harus kita penuhi, jangan seperti tahun lalu tidak tercapai,” kata Paul.
Kelemahan dan kekurangan tahun lalu, pinta Paul, harus menjadi pelajaran, sehingga menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja di tahun ini. “Kendala tidak tercapainya target PAD tahun lalu harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan,” pinta Paul.
Paul juga meminta, Dinas PKPCKTR terus berinovasi memaksimalkan PAD dari retribusi PBG, sehingga target di tahun anggaran 2026 dapat tercapai.
Selain itu, Paul, juga mempertanyakan minimnya serapan anggaran Dinas PKPCKTR hingga triwulan II TA 2026. “Apa masalahnya, biar sama-sama kita carikan Solusi, sehingga seluruh program tahun ini segera terlaksana. Jangan sampai Silpa, karena kelemahan kinerja,” kata Paul mengingatkan.
Sebelumnya Kepala Dinas PKPCKTR Kota Medan, John Ester Lase, di dampingi sejumlah staf mengaku target PAD dari retribusi PBG tahun 2025 hanya tercapai 80% dari target sebesar Rp31 miliar.
Untuk tahun 2026, sebut Lase, target PAD dari retribusi PBG naik menjadi Rp39 miliar. “Kami terus meningkatkan koordinasi dengan pihak Kelurahan, Kecamatan dan Satpol PP. Ini kami lakukan untuk memenuhi target tersebut. Dengan koordinasi itu, kami optimis target Rp39 miliar itu akan tercapai,” ujar Lase. (sat)

