Sumut

Kehadiran Komisi X DPR RI Jadi Suntikan Energi Baru Pemkot Tebingtinggi

Spread the love

Inspirasinews – Tebingtinggi, Kehadiran Komisi X DPR RI jadi suntikan energi baru Pemkot Tebingtinggi tingkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kehadiran Komisi X DPR RI jadi suntikan energi baru Pemkot Tebingtinggi tingkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) disampaikan Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, kepada Komisi X DPR RI saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) dalam rangka Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Kota Tebingtinggi, Rabu (22/7/2026).

Pada kesempatan itu, Wali Kota, menegaskan komitmen Pemkot Tebingtinggi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, kebudayaan dan literasi daerah. Sebab, pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Dukungan regulasi, program Kementerian dan alokasi anggaran dari pusat akan menjadi dorongan penting bagi Kota Tebingtinggi untuk mewujudkan visi ‘Tebingtinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya’,” ungkap Wali Kota.

Sementara Ketua Tim Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menyampaikan agenda reses bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi wadah penting untuk memastikan kebijakan di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, riset dan literasi benar-benar berpihak pada rakyat.

“Kunjungan kerja ini bukan hanya untuk menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan memberi manfaat nyata. Masukan dari Kota Tebingtinggi akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional,” kata Esti.

Komisi X DPR RI, kata Esti, berkomitmen untuk membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya, sehingga setiap masukan dari daerah dapat menjadi bagian dari proses legislasi, penganggaran dan pengawasan di tingkat pusat.

“Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan rujukan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah pada masa sidang berikutnya, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berlandaskan pada data faktual dan kebutuhan riil masyarakat. Kami ingin memastikan setiap kebijakan lahir dari DPR RI benar-benar berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat di daerah,” ungkap Esti.

Sebelumnya, rombongan Komisi X DPR RI melakukan peninjauan ke SDN 165735 Tebingtinggi, SMP Negeri 1 Tebingtinggi serta Perpustakaan Daerah. Usai peninjauan, dilanjutkan dengan sesi diskusi di Aula Lantai IV Balai Kota Tebingtinggi.

Beberapa poin utama disuarakan dalam diskusi tersebut, antara lain ketimpangan antara pendidikan formal dan non-formal, khususnya bagi guru PAUD serta perlunya kejelasan regulasi terkait undang-undang perlindungan guru dan kejelasan status guru PPPK.

Selain itu, kekhawatiran atas keberlangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terancam oleh dinamika pola rekrutmen mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Penguatan alokasi anggaran untuk pengembangan kebudayaan daerah, termasuk dorongan revitalisasi museum di Kota Tebingtinggi sebagai bagian dari pemeliharaan identitas sejarah dan literasi masyarakat.

Pertemuan juga diwarnai dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari Kementerian dan lembaga pusat. Lima mahasiswa STIE Bina Karya Tebingtinggi menerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Selain itu, diserahkan pula Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Pendidikan TA 2026 untuk Pemko Tebing Tinggi, serta Bantuan Riset Inovasi Indonesia Maju (RIIM) dari BRIN kepada LLDIKTI Sumatera Utara. Wali Kota Tebingtinggi juga menerima Naskah Kebijakan Daerah dari BRIN. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *