Medan

Henry Jhon Nilai Pelayanan Kesehatan di Kota Medan Masih Buruk

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Henry Jhon Hutagalung, nilai pelayanan kesehatan di Kota Medan masih buruk. Hal itu terlihat dari masih berobatnya Wali Kota Medan ke luar negeri.

Henry Jhon Hutagalung nilai pelayanan kesehatan di Kota Medan masih buruk itu disampaikannya menjawab wartawan di Medan, Minggu (17/5/2026).

Penilaian itu disampaikannya menyikapi pengakuan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, sedang berobat ke luar negeri dan sudah izin ke Menteri Dalam Negeri, sehingga tidak tampak saat peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual di Kecamatan Medan Tuntungan.

Henry Jhon mengaku, sangat menyesalkan sikap Wali Kota Medan itu. Sebab, Wali Kota selalu mengkampanyekan pelayanan kesehatan di Kota Medan sudah bagus. “Bahkan, warga Kota Medan kerap diimbau cukup berobat di Medan saja dan jangan lagi berobat ke luar negeri, karena layanan rumah sakit di Kota Medan sudah cukup bagus,” katanya.

Pernyataan itu, menurut anggota Komisi II itu menjadi kontradiksi. “Bagaimana pula warga Medan percaya pelayanan rumah sakit di Kota Medan sudah prima, Wali Kota sendiri berobat ke luar negeri,” tegasnya.

Seharusnya, ungkap mantan Ketua DPRD Kota Medan periode 2014-2019 itu, Wali Kota menjadi contoh bagi masyarakat, seiring perbaikan peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Medan. “Buktikan kalau pelayanan kesehatan itu bagus,” tegasnya lagi.

Sebelumnya Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku sudah melapor ke Kemendagri untuk pergi berobat ke luar negeri. “Benar, saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan berobat, tapi waktunya tidak dapat. Kebetulan ini ada waktu libur, makanya saya berangkat dan sudah lapor kepada Mendagri untuk agenda tersebut,” ujarnya menjawab wartawan di Medan lewat sambungan seluler, Minggu (17/5/2026).

Rico Waas mengaku, berangkat ke luar negeri untuk berobat sekaligus mengambil obat-obatan yang sudah habis dikonsumsi. “Jadi, saya berangkat ke luar negeri khusus untuk berobat sekaligus mengambil obat yang sudah habis saya konsumsi. Saya mohon maaf dalam hal ini,” ujarnya.

Selama menjalani perobatan, tambah Rico Waas, selalu memonitor kondisi Kota Medan lewat para pimpinan perangkat daerah. “Khususnya kepada camat dan lurah serta Kepling untuk terus memantau wilayahnya jangan sampai terjadi yang tidak diinginkan,” ujarnya. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *