Inspirasinews – Medan, Wakil Ketua Fraksi Hanura-PKB, Roma Uli Silalahi, menegaskan Pancasila harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata. Bukan difahami sebagai slogan atau hafalan semata.
Roma Uli Silalahi menegaskan, Pancasila harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata pada Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Pancing V, Gang Washliyani, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (11/7/2026). Hadir dalam kegiatan itu Ketua ZR Center, Zulkarnain serta ratusan masyarakat di wilayah tersebut.
Pengamalan nilai-nilai Pancasila, kata Roma Uli, sangat penting untuk menjawab berbagai persoalan sosial yang masih terjadi di tengah masyarakat. “Setiap individu berasal dari berbagai agama, budaya maupun lingkungan sosial. Namun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, seluruh warga negara memiliki pedoman bersama, yakni Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa,” tegasnya.

Pancasila, sebut Ketua DPW Perempuan Bangsa Sumut itu, merupakan konsensus nasional yang berhasil mempersatukan bangsa Indonesia. “Jadi, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila, sambung anggota Komisi I itu, merupakan nilai-nilai luhur yang telah hidup dan berkembang dalam masyarakat Indonesia sejak lama. Karena itu, pengamalan nilai-nilai tersebut diyakini mampu memperkuat persatuan bangsa, sekaligus menjadi solusi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
Selain itu, tambah legislator dari Dapil II meliputi Kecamatan Medan Marelan Medan, Medan Labuhan dan Medan Belawan itu, pentingnya pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Sebab, perilaku masyarakat tidak terlepas dari nilai moral dan etika yang ditanamkan melalui pendidikan, keluarga dan lingkungan sosial. “Jadi, pembentukan karakter sejak usia dini menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Roma Uli, juga diingatkan perjuangan bangsa Indonesia saat ini bukan lagi menghadapi penjajahan fisik, melainkan berbagai persoalan internal yang dapat mengancam persatuan dan kemajuan bangsa. Karena itu, semangat gotong royong, kebersamaan dan persatuan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.
“Melalui penguatan pendidikan karakter dan pengamalan Pancasila secara konsisten, diharapkan dapat terwujud masyarakat Indonesia yang lebih beradab, bertanggung jawab serta mampu mewujudkan cita-cita nasional menuju bangsa yang maju dan sejahtera,” tuturnya. (sat)

