Sumut

Kahiyang Ayu Perkenalkan Pesona Sumut ke Konjen Jepang

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu, kenalkan pesona Sumatera Utara (Sumut) ke Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang.

Kahiyang Ayu kenalkan pesona Sumut ke Konjen Jepang itu saat melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman Konjen Jepang di Medan, Furugori Toru, Kamis (16/7/2026).

Dalam pertemuan penuh keakraban itu, Kahiyang Ayu, memperkenalkan berbagai potensi unggulan Sumut. Mulai dari wastra khas daerah, produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hingga destinasi wisata andalan yang menjadi daya tarik Sumut seperti Danau Toba dan Nias.

“Melalui wastra dan produk UMKM Sumatera Utara, kami ingin menunjukkan kekayaan budaya Sumut sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” ujar Kahiyang.

Selain memperkenalkan potensi daerah, Kahiyang Ayu juga berbagi pengalaman terkait partisipasi Dekranas dalam World Expo 2025 atau Nisennijūgo-nen Nippon Kokusai Hakurankai/Õsaka-Kansai Banpaku di Osaka, Jepang, pada tahun lalu.

Keikutsertaan itu menjadi momentum strategis untuk mengenalkan kekayaan budaya, kriya, dan produk unggulan Indonesia kepada masyarakat Jepang, sekaligus mempererat hubungan kedua pihak.

Sementara, Furugori Toru, menyampaikan rasa bangganya dapat bertugas di Indonesia, khususnya di Sumut. Menurutnya, Sumut adalah provinsi dengan keberagaman etnis, suku, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Ia juga mengungkapkan bahwa keindahan alam serta keramah-tamahan masyarakat Sumut meninggalkan kesan yang mendalam.

“Saya sangat bangga dapat bertugas di Sumatera Utara karena daerah ini begitu beragam multietnis, harmonis, dan memikat. Keindahan alam serta keramahan masyarakatnya meninggalkan kesan mendalam bagi saya,” ujar Furugori.

Di akhir pertemuan, Furugori Toru turut mengundang Kahiyang Ayu beserta jajaran Dekranasda Sumut untuk kembali berkunjung ke Jepang. Ia juga membuka peluang kerja sama yang lebih erat pada masa mendatang, khususnya di bidang budaya, pariwisata, dan pengembangan UMKM. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *