Inspirasinews – Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan Pemkot Medan siap perkuat jejaring dan kolaborasi internasional guna mendukung pembangunan daerah.
Rico Waas menegaskan, Pemkot Medan siap perkuat jejaring dan kolaborasi internasional itu saat menerima kunjungan Direktur Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri RI, Sayu Oka Widani, di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman Medan, Rabu (10/6/2026).
Rico Waas menyambut baik kunjungan Direktorat Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri RI. Menurutnya, Medan memiliki posisi penting sebagai gerbang internasional di wilayah barat Indonesia yang berhadapan langsung dengan berbagai negara.
“Medan merupakan kota yang strategis dan menjadi salah satu representasi Indonesia di mata dunia. Karena itu, kami harus menjaga hubungan baik dengan berbagai negara, termasuk memberikan perhatian terhadap aspek keamanan dan kenyamanan bagi perwakilan asing yang bertugas di Kota Medan,” ungkap Rico Waas.
Selama ini, jelas Rico Waas, hubungan Pemkot Medan dengan berbagai konsulat di Kota Medan telah berjalan baik. Selain itu, sebut Rico Waas, Kota Medan juga menjalin kerja sama Sister City dengan berbagai kota di dunia, antara lain Chengdu, Gwangju, Ichikawa, Penang dan Milwaukee. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran budaya, pendidikan, ekonomi, teknologi, hingga promosi pariwisata.
“Kami ingin hubungan dengan kota-kota mitra di luar negeri terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui promosi budaya, pariwisata, kuliner maupun peluang kerja sama di bidang lainnya,” ujar Rico Waas.
Sebelumnya, Sayu Oka Widani, menjelaskan Direktorat Fasilitas Diplomatik memiliki tugas memberikan fasilitas dan pelayanan bagi perwakilan negara asing dan organisasi internasional di Indonesia.
Tugas tersebut meliputi pengelolaan fasilitas diplomatik sesuai ketentuan internasional, pengawasan pemberian pembebasan bea masuk dan pajak bagi korps diplomatik, koordinasi perizinan barang dan fasilitas diplomatik, hingga membangun sinergi dengan berbagai instansi pemerintah.
Kota Medan menurut Sayu Oka, memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu basis kehadiran warga negara asing di Indonesia. Saat ini terdapat lima Konsulat Jenderal dan 13 Konsulat Kehormatan beroperasi di Kota Medan.
“Kiranya Pemkot Medan dapat membangun kesinkronan antara kebijakan pusat dan daerah dalam mendukung pelayanan diplomatik melalui keberadaan Konsulat Jenderal dan Konsulat Kehormatan,” harapnya. (sat)

