Medan

Medan Selayang Juara Umum MTQ ke 59 Kota Medan

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Kecamatan Medan Selayang keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 59 tingkat Kota Medan tahun 2026. Posisi kedua diraih Kecamatan Medan Sunggal dan posisi ketiga Kecamatan Medan Barat.

Medan Selayang juara umum MTQ ke 59 Kota Medan itu di ketahui pada malam penutupan di Jalan Gatot Subroto, Sabtu (18/4/2026) malam. Kegiatan secara resmi ditutup Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di wakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Medan, Muhammad Sofyan, yang di tandai dengan penabuhan bedug.

Wali Kota dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah dalam membentuk karakter generasi berakhlak dan berbudaya. ​”MTQ sejalan dengan misi kita menjadikan Medan sebagai kota yang kuat dalam nilai multikultural,” katanya.

MTQ, kata Wali Kota, tidak hanya mendorong sisi religius, namun juga mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif memberikan ruang bagi usaha masyarakat untuk berkembang.

Wali Kota juga mengajak umat muslim di Kota Medan untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai nya dalam kehidupan sehari-hari. “Kota Medan terus berupaya menjadi kota inklusif, maju dan berkelanjutan dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan sosial. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban di tengah masyarakat heterogen,” ungkapnya.

Aspem Pemkot Medan, M. Sofyan, tabuh bedug tanda ditutupnya MTQ k 59 tingkat Kota Medan
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Medan, Muhammad Sofyan, menabuh bedug tanda ditutupnya secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 59 tingkat Kota Medan tahun 2026 di Jalan Gatot Subroto, Sabtu (18/4/2026) malam. Kecamatan Medan Selayang keluar sebagai juara umum MTQ ke 59 tingkat Kota Medan. (foto/dok)

Sebelumnya Kabag Kesra Setda Kota Medan, Agus Maryono, melaporkan MTQ ke 59 tingkat Kota Medan diikuti sebanyak 692 peserta dari utusan Kecamatan, Madrasah Aliyah (negeri/swasta) serta pondok pesantren se-Kota Medan.

​Salah satu capaian menonjol dalam gelaran tahun ini, kata Agus, adalah dampak ekonomi bagi masyarakat. Pemkot Medan memfasilitasi stand gratis bagi pelaku UMKM selama acara berlangsung. “Total transaksi UMKM selama penyelenggaraan MTQ mencapai Rp590.769.000,” sebut Agus.

Para pemenang MTQ, sebut Agus, tidak hanya mendapatkan trofi dan uang pembinaan saja, melainkan juga mendapatkan beasiswa dari tiga Universitas terkemuka di kota Medan.

“Tiga perguruan tinggi turut memberikan apresiasi berupa beasiswa pendidikan selama 8 semester bagi para pemenang. Tersedia 75 kuota beasiswa, yakni Universitas Cut Nyak Dhien sebanyak 30 beasiswa, UMSU 30 beasiswa dan Universitas Panca Budi 15 beasiswa,” jelas Agus. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *