Inspirasinews – Medan, Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, mengatakan vaksinasi Covid-19 untuk Kota Medan akan dimulai, Jumat (15/1/2020) mendatang dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan akan menjadi peserta pertama sebagai penerima vaksin tersebut.
“Untuk Kota Medan, jumlah vaksin yang diterima sebanyak 18.700 vial. Rencananya, Posko Satgas Covid-19 di Gedung Dharma Wanita, Jalan Rotan Medan akan menjadi tempat pelaksanaan vaksin perdana itu. Semoga proses vaksinasi berjalan lancar, sehingga upaya kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19 berhasil,” kata Akhyar Nasution, ketika menerima kunjungan pengurus FKUB Kota Medan di Balai Kota Medan, Rabu (13/1/2021).
Untuk Pemko Medan, kata Akhyar, kemungkinan yang akan mendapat vaksinasi pertama kali adalah Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman. Sebab secara medis, salah satu persyaratan yang harus menerima vaksinasi adalah orang yang belum pernah terkena atau terpapar Covid-19.
“Sesuai persyaratan medis tersebut, saya tidak akan menerima vaksinasi. Sebab, saya pernah positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jadi, dalam istilah medis, saya disebut sebagai penyintas (orang yang pernah positif Covid-19,” ungkapnya.
Usai unsur Forkopimda, kata Akhyar, kemudian vaksinasi akan dilakukan kepada seluruh tenaga kesehatan sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI. “Insya Allah, vaksinasi untuk tenaga kesehatan akan dilaksanakan Senin (18/1/2021) mendatang,” paparnya.
Setelah itu, lanjutnya, vaksinasi akan dilakukan terhadap seluruh pelayan publik, terutama yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat serta aparat TNI-Polri.
“Sistem vaksinasi yang akan dilakukan sama seperti ketika Bapak Presiden menjalani vaksinasi. Ada 4 meja yang harus dilalui peserta vaksin. Meja pertama pendaftaran, lalu screening (mengecek tekanan darah dan suhu tubuh). Setelah itu, penyuntikan vaksin serta pendataan akhir sebagai tanda telah menerima vaksin,” jelasnya.
Disinggung mengenai vaksinasi untuk masyarakat, Akhyar, menjelaskan setelah dilakukannya vaksinasi pelayan publik serta TNI-Polri. “Nantinya, masyarakat akan menerima pemberitahuan untuk menjalani vaksin melalui SMS. Saya berharap masyarakat yang telah menerima pemberitahuan SMS segera menjalani vaksin,” pesannya.
Kepada masyarakat, Akhyar, mengajak untuk siap menerima dan tidak ragu dengan vaksin yang telah ada. Apalagi, vaksin yang dihadirkan telah melewati uji klinis, sehingga aman digunakan.
“Ini adalah bentuk ikhtiar kita secara medis. Jadi, masyarakat tidak meragukan vaksin tersebut. Insya Allah, pandemi ini dapat segera berakhir,” pungkasnya. (insp01)