Sumut

Perumda Tirtanadi Tanam 1.000 Pohon Di Sibolangit

Spread the love

Inspirasinews – Sibolangit, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi tanam 1.000 pohon di Sibolangit. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, melindungi kawasan resapan air, serta mempertahankan ketersediaan sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Perumda Tirtanadi tanam 1.000 pohon di Sibolangit dilakukan Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, bersama jajaran di kawasan Sibolangit, Rabu (14/10/2026).

Adapun pohon yang ditanam, meliputi bibit dan pohon seperti gaharu, sengon, durian, alpukat, mahoni, beringin serta aren. Pohon ditanam di kawasan resapan air sumber mata air yang menjadi sumber produksi air di Desa Sibolangit Kabupaten Deliserdang, Desa Rumah sumbul Kabupaten Deliserdang, Desa Ajijulu Kabupaten Karo, Desa Sugihen Kabupaten Karo dan Desa Merdeka Kabupaten Karo.

Ardian mengatakan, penanaman pohon dilakukan dalam rangka program reboisasi 2026. Menurutnya, kegiatan reboisasi tidak boleh berhenti sebatas seremoni penanaman pohon, tetapi harus dilanjutkan dengan pemeliharaan dan perawatan secara berkesinambungan.

“Jangan hanya sebatas seremoni. Kegiatan ini harus berkesinambungan, mengingat masih banyak aktivitas penebangan pohon yang dapat merusak lingkungan dan berpotensi mengakibatkan bencana alam,” ujarnya.

Ardian mengajak, seluruh pihak termasuk pemerintah desa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta merawat pohon yang ditanam.

Menurutnya, kelestarian kawasan sumber mata air merupakan tanggung jawab bersama karena memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlangsungan pasokan air.

“Kiranya penanaman 1.000 pohon ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, terutama dalam menjaga kawasan resapan air agar tetap berfungsi dengan baik,” harapnya.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Merdeka, Sempakata Surbakti, menyambut positif kegiatan reboisasi Perumda Tirtanadi. Dia menilai program tersebut sejalan dengan upaya menjaga lingkungan dan kelestarian sumber air di kawasan desa.

Sempakata berharap, keterlibatan masyarakat tidak hanya berlangsung saat kegiatan penanaman, tetapi juga berlanjut dalam perawatan dan pengawasan pohon agar dapat tumbuh dengan baik. “Setelah penanaman selesai, tanggung jawab pemeliharaan bibit akan dilakukan bersama masyarakat dan perangkat desa,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara Perumda Tirtanadi, pemerintah desa dan masyarakat diperlukan agar program penghijauan memberikan manfaat nyata serta dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara Kepala Desa Sibolangit, Samiran Ketaren, berharap program reboisasi tersebut dapat memperkuat hubungan dan kerja sama antara Perumda Tirtanadi dengan pemerintah desa. “Kiranya Perumda Tirtanadi dan Desa Sibolangit dapat terus bersinergi, sehingga visi dan misi dalam menjaga lingkungan serta kelestarian sumber air dapat berjalan bersama,” harapnya.

Melalui program reboisasi ini, Samiran, mengharapkan Perumda Tirtanadi dapat memperkuat upaya pelestarian lingkungan dengan melibatkan masyarakat secara aktif. “Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari tingkat pertumbuhan pohon dan keberlanjutan pemeliharaannya,” katanya.

Di ketahui, program reboisasi Perumda Tirtanadi tahun 2026 dilaksanakan di sejumlah lokasi, yakni Desa Sibolangit, Desa Rumah Sumbul, Desa Ajijulu, Desa Sugihen dan Desa Merdeka. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *