Inspirasinews – Belawan, Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, akui masih banyak Administrasi Kependudukan (Adminduk) warga Kota Medan tak beres. Padahal, Adminduk itu sangat penting.

Saipul Bahri akui masih banyak Adminduk warga Kota Medan tak beres itu pada Sosialisasi ke IV TA 2026 Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Adminduk Kota Medan di Jalan Kakap, Lingkungan VII, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (12/4/2026).

Karena itu, kata Saipul, dirinya sengaja dan intens mensosialisasikan Perda Nomor 3 tahun 2021. Sebab, masih banyak masyarakat tidak peduli dan menganggap sepele urusan Adminduk. “Adminduk seperti Akte Kelahiran, KTP dan KK ini sangat penting,” tegasnya.
Selain itu, sebut anggota Komisi I itu, Adminduk juga merupakan garda terdepan pembangunan daerah. Sebab, ketertiban Adminduk sebuah daerah, akan membuat pembangunan daerah tersebut akan baik.

Saipul menyampaikan, banyak manfaat bisa dirasakan masyarakat jika Adminduknya tertib. “Contoh, kalau kita punya KTP, manfaatnya dapat di gunakan untuk program Universal Health Coverage (UHC). Walaupun sudah lama tinggal di Kota Medan, tapi belum memiliki KTP Medan, maka tidak bisa mempergunakan program UHC,” jelasnya.

Saipul menceritakan, dirinya pernah menemukan satu keluarga beda KTP. “Si istri KTP Medan, sementara suaminya KTP Pekan Baru. Ketika si suami sakit dan hendak dirawat ke rumah sakit memakai UHC tidak bisa ditangani, karena tidak KTP Medan. Terakhir si istri minta tolong anggota dewan agar perobatan suaminya bisa ditangani,” kenangnya.

Karena itu, legislator dari Dapil II meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan itu, mengimbau sekaligus meminta masyarakat Kota Medan, khususnya Kelurahan Belawan Bahagia untuk peduli dan tertib Adminduk.
Apalagi, sebut Saipul, Pemkot Medan banyak meluncurkan program-program untuk masyarakat, seperti bidang kesehatan, pendidikan dan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM). “Program-program itu akan sampai dan dirasakan masyarakat, kalau masyarakat memiliki kelengkapan Adminduk,” katanya.

Pada pertemuan yang dihadiri Camat Medan Belawan, Robi Kurniawan, Lurah Belawan II dan Lurah Belawan Bahagia serta Kepling itu terungkap masih ada Adminduk masyarakat bermasalah.
Warga mengaku ada tidak mempunyai KK sampai anaknya berusia 9 tahun, sehingga anaknya sulit untuk masuk sekolah. Bahkan, ada juga warga mengaku suaminya tidak masuk kedalam KK. (sat)

