Sumut

Bobby Pastikan Sektor Riil di Sumut Dapat Akses Keuangan

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, pastikan sektor riil di Sumut dapat akses keuangan memadai. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sebab sektor riil itu merupakan tulang punggung perekonomian Sumut dan berperan penting, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Bobby Nasution pastikan sektor riil di Sumut dapat akses keuangan memadai itu disampaikannya saat menerima kunjungan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (10/4/2026).

Di ketahui, sektor riil di Sumut didominasi oleh perkebunan (sawit, karet, kopi, dan kakao), industri pengolahan (makanan/minuman dan logam), serta pertanian (padi dan jagung).

Pemerintah pun berfokus pada hilirisasi produk unggulan, peningkatan daya saing industri kecil dan menengah (IKM), serta pengembangan koperasi sektor riil guna meningkatkan nilai tambah komoditas daerah.

“Kami berharap pemerintah pusat juga melibatkan bank pemerintah daerah dalam mendukung seluruh program pemerintah pusat dalam hal pembiayaan, seperti pada pelaksanaan program penyaluran KPR subsidi dan FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya.

Dukungan terhadap sektor riil ini, lanjut Bobby, juga telah disampaikan sebelumnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Bank Sumut beberapa waktu lalu.

Sementara anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Penjaminan Polis, Ferdinand D. Purba, menyampaikan kontribusi daerah sangat signifikan terhadap perekonomian nasional. LPS terus berupaya meningkatkan literasi keuangan serta kepercayaan nasabah di Sumut.

“LPS terus mengedukasi generasi muda dan UMKM mengenai pengelolaan keuangan serta fungsi penjaminan simpanan, terutama untuk mendorong wirausaha,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Sumut tetap menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Pulau Sumatera. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Sumut tercatat sebesar 4,53 persen (year on year), dengan sektor transportasi dan pergudangan menjadi salah satu penggerak utama. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *