Inspirasinews – Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, harap Stadion Teladan jadi venue Piala AFF U-20 tahun ini. Karena itu, dia mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi, agar Stadion Teladan dapat segera digunakan.
Rico Waas harap Stadion Teladan jadi venue Piala AFF U-20 itu disampaikannya usai meninjau Stadion Teladan Medan bersama Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga, Tim Teknis Kementerian Pekerjaan Umum Johanes Lubis, Kepala Dinas PKPCKTR John Ester Lase dan Plh Kabid Penataan Kawasan Permukiman dan Bangunan Pemerintah Syahrial, Senin (16/2/2026).
Pemkot Medan, kata Rico Waas, melalui APBD telah menuntaskan bagian pekerjaan yang menjadi tanggung jawab daerah. “Percepatan kini bergantung pada penyelesaian pekerjaan Kementerian. Setelah itu kita lengkapi kebutuhan akhir,” katanya.
Sebenarnya, sebut Rico Waas, struktur bangunan sudah terbangun dan tinggal penyelesaian saja. “Kami menunggu ini bisa diselesaikan sesegera mungkin,” ujarnya.
Proyek ini, tambah Rico Waas, sudah lama dinantikan masyarakat. “Percepatan penyelesaian stadion bukan sekadar proyek fisik, tetapi kebanggaan daerah dan nasional. Stadion ini kebanggaan kita semua, jadi harus bisa sesegera mungkin diselesaikan,” ucapnya.
Sementara, Arya Sinulingga, mengatakan pekan depan pihaknya akan menurunkan tim penilai untuk mengecek detail kesiapan stadion. “Ini merupakan bagian dari proses penentuan venue turnamen AFF U-20,” katanya.
Kebutuhan dua stadion, sebut Arya, menjadi syarat penyelenggaraan, yakni Stadion Teladan dan Stadion Utama Sumut. “Peluang menjadi tuan rumah akan memberi dampak ekonomi positif bagi daerah, karena lokasi Medan strategis dan dekat dengan Singapura serta Malaysia sehingga berpotensi menarik kedatangan suporter internasional,” kata Arya.
Sedangkan Tim Teknis Kementerian PU, Johanes Lubis, menyampaikan tahap finishing, seperti acian, plester dan keramik ditargetkan rampung bulan ini. “Mudah-mudahan target finishing bulan ini. Masih ada kontrak tahap dua pemasangan kursi dan itu bisa kita kejar sekitar tiga bulan, sehingga bisa mendukung pertandingan. Kami terus berkoordinasi dengan Pak Wali Kota dan Pak Arya untuk penyelesaian akhir,” kata Johanes. (sat)

