Inspirasinews – Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dorong hotel dan restoran tampilkan identitas budaya lokal melalui desain, musik hingga sajian kuliner sebagai bagian strategi promosi kota. Sebab, hotel dan restoran merupakan wajah pertama daerah bagi pengunjung.
Rico Waas dorong hotel dan restoran tampilkan identitas budaya lokal itu disampaikannya usai pengukuhan Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPD Sumut di Hotel Santika, Sabtu (14/2/2026).
Posisi Medan sebagai gerbang barat Indonesia, kata Rico Waas, menuntut kualitas layanan berkelas, terutama karena Kota Medan menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara. “Jadi, hotel dan restoran harus mampu bersaing dengan destinasi lain,” katanya.
PHRI, sebut Rico Waas, memiliki posisi strategis karena sebagian besar hotel dan restoran di Sumut berada di Medan. “PHRI dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan, sekaligus promosi pariwisata secara lebih agresif,” harapnya.
Selain perhotelan, sambung Rico Waas, potensi kuliner Medan sangat kuat untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata. “Bagaimana pelayanan dan promosi pariwisata bisa semakin berkembang melalui PHRI. Tantangannya tidak sederhana, karena kita bersaing dengan kota lain bahkan negara lain,” katanya.
Pemkot Medan, tegas Rico Waas, siap bekerja sama dengan PHRI dalam mengakomodasi kebutuhan pelaku usaha, termasuk menyelesaikan persoalan teknis maupun pelayanan di lapangan.
“Koordinasi yang baik penting, agar standar layanan terus meningkat. Pemkot Medan berkomitmen menciptakan iklim investasi kondusif melalui kemudahan perizinan, kepastian regulasi serta pelayanan profesional, agar sektor pariwisata memberi kontribusi maksimal bagi perekonomian daerah,” ungkapnya. (sat)

