Inspirasinews – Nias Selatan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, harap Kepulauan Nias tumbuh sebagai kawasan unggul, bukan hanya keluar dari status daerah tertinggal. Karena itu, Bobby, ingin menjadi bagian dari pembangunan Kepulauan Nias.
Bobby Nasution harap, Kepulauan Nias tumbuh sebagai kawasan unggul saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan antara Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias di Kantor Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam, Kamis (12/2/2026).
Pemprov Sumut, kata Bobby, telah menyusun kebijakan tematik pembangunan menuju Nias Maju 2029. Dalam kebijakan tersebut, tiga wilayah ditetapkan sebagai spesialisasi pembangunan, yakni Hub Ekonomi dan Logistik di Gunungsitoli, Destinasi Wisata dan Budaya di Nias Selatan, serta wilayah lainnya sebagai zona produksi. “Kami ingin benar-benar menjadi bagian memajukan Nias, bukan hanya afirmasi daerah tertinggal, tetapi menjadi daerah yang unggul,” katanya.
Bobby menyampaikan, pihaknya menyiapkan anggaran Rp305 miliar untuk peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, konektivitas wilayah serta penguatan ketahanan lokal dan keunggulan global. “Tahun sebelumnya dikucurkan Rp250 miliar. Pemerintah dan masyarakat harus sepakat dulu. Kita.harus satu kesatuan, harus mau saling mendukung, Gunungsitoli dukung Nias Selatan, Nias Utara dukung Nias Barat, Nias Barat dukung Nias Utara dan sebaliknya,” pintanya.
Sementara Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, menyatakan optimisme Kepulauan Nias dapat keluar dari status daerah afirmasi dalam lima tahun ke depan. “Kami optimis, keseriusan beliau akan mengeluarkan Kepulauan Nias dari daerah afirmasi khusus, tetapi tentu dengan dukungan seluruh pihak,” kata Sokhiatulo Laia. (sat)

