Ekbis Sumut Umum

Danareksa Dukung Pengembangan Kawasan Industri di Sumut

Spread the love

Inspirasinews – Medan, PT. Danareksa (Persero) dukung pengembangan kawasan industri di Sumatera Utara (Sumut), agar berjalan lebih optimal.

Danareksa dukung pengembangan kawasan industri di Sumut itu disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT. Danareksa (Persero), Yadi Jaya Ruchandi, saat bertemu Gubenur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (22/1/2026).

Saat ini, kata Yadi, Danareksa tengah mengajukan proses pengelolaan sejumlah kawasan industri agar dapat berjalan lebih optimal di bawah manajemen Danareksa.

“Kedatangan kami untuk memastikan aksi korporasi berjalan baik, termasuk operasional dan penertiban pengelolaan air bawah tanah di Kawasan Industri Medan. Kami sudah melakukan investasi di sini dan juga tengah melirik pengembangan di Tanjung Kasau, untuk memperluas jangkauan kawasan industri di Sumut,” jelas Yadi.

Sebelumnya, Bobby Nasution, menekankan pentingnya integrasi antara Kawasan Industri Medan (KIM), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Pelabuhan Kuala Tanjung hingga Pelabuhan Belawan.

“Saya ingin Sumut menjadi satu kesatuan yang kuat dengan jalur transportasi efisien. Kita ingin mengusulkan sistem di mana produk dari kawasan ekonomi kita mendapatkan kemudahan otomatis hingga ke luar negeri. Jangan sampai begitu keluar area, kena pajak baru lagi, yang justru memberatkan pelaku usaha,” ujar Bobby.

Bobby juga mengusulkan, pembagian fungsi jelas antara Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung, agar keduanya saling mendukung. “Kita harus adil membagi peran. Kalau Kualatanjung ingin hidup, fungsinya harus dipisahkan dengan Belawan. Sumut punya keunggulan letak geografis dekat dengan pasar internasional. Potensi ini harus kita maksimalkan, agar kita tidak kalah bersaing dengan kawasan industri di luar Sumut,” ungkapnya.

Bobby juga berharap, PT. Danareksa dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung petani dan pelaku usaha lokal, agar mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. “Pertumbuhan ekonomis nasional ditargetkan mencapai 8%. Sumut di jadikan sebagai pusat industri terpadu di gerbang barat Indonesia,” katanya. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *