Inspirasinews – Medan, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Kota Medan, Dodi Robert Simangunsong, ajak warga Medan Amplas tertib Administrasi Kependudukan (Adminduk). Sebab, hal itu sangat berguna bagi diri dan keluarga.
Dodi Simangunsong ajak warga Medan Amplas tertib Adminduk saat menggelar Sosialisasi ke III TA 2026 Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Adminduk Kota Medan di Jalan Garu VI Ujung, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (7/3/2026).
Pemkot Medan, kata Dodi, telah banyak meluncurkan berbagai program bantuan. Namun, semua bentuk bantuan itu bisa didapat, jika Adminduk masyaakat lengkap. “Jadi, mari kita peduli dengan Adminduk kita,” ajak anggota Komisi III itu.
Sementara perwakilan Dinas Sosial, Diniati, menyampaikan warga harus masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) jika ingin mendapatkan bantuan pemerintah. “Warga harus memastikan diri masuk dalam desil 1-4 untuk layak menerima bantuan. Proses pendaftaran bisa dilakukan manual via kelurahan atau aplikasi Cek Bansos,” katanya.

Sedangkan Lurah Harjosari I, Fahmi Mais Matondang, mengingatkan warga untuk tetap realistis. “Masuk data DTSEN bukan berarti otomatis dapat bantuan. Semua tergantung kuota dari Kementerian Sosial di pusat,” jelasnya.
Tangis Haru
Pada kegiatan itu sepasang suami istri, Rivai Sihombing dan Linda Susiani, menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada, Dodi Robert Simangunsong. Sebab, penantian panjang selama dua tahun berakhir manis. Hak pesangon Rivai sebesar Rp165 juta akhirnya cair dalam waktu kurang dari satu bulan setelah diperjuangkan oleh politisi Partai Demokrat tersebut.
Linda menceritakan dengan mata berkaca-kaca, awalnya dirinya hampir melewatkan kegiatan Sosper pada Februari lalu, karena harus bekerja demi sesuap nasi. Namun, sebuah dorongan kuat di hatinya membuat ia melangkah ke acara tersebut dan memberanikan diri duduk di barisan paling depan.
“Tuhan mempertemukan saya dengan Pak Dodi. Saat sesi tanya jawab, saya sampaikan masalah kami sambil menangis. Pak Dodi langsung berjanji akan membantu,” kenang Linda.

Janji itu bukan sekadar bualan politik. Tiga hari setelah pertemuan tersebut, Linda diundang ke gedung DPRD Medan untuk melengkapi berkas. Hasilnya, dana ratusan juta rupiah yang menjadi hak suaminya kini sudah di tangan.
Keberhasilan membantu masyarakat itu, bagi Dodi Simangunsong, adalah “bahan bakar” tambahan untuk terus mengabdi. “Memperjuangkan hak warga, khususnya di Dapil IV adalah kewajiban mutlak. Jika kinerja saya bermanfaat bagi warga, itu adalah reward terbesar bagi saya dan tim. Kami tidak akan bosan membantu,” tegas Dodi.
Dodi juga mengapresiasi Disnaker Sumut yang responsif, sehingga masalah ini tidak berlarut-larut. “Semoga tidak ada lagi ‘Rivai-Rivai’ lain yang haknya terabaikan,” tambahnya. (sat)

