Sumut

Pemprov Sumut Lanjutkan Pembangunan Jalan di Kawasan Sipiongot

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) lanjutkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) pada tahun ini. Proyek tersebur ditargetkan akan direalisasikan pada Maret mendatang.

Pemprov Sumut lanjutkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot itu disampaikan Kabid Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Harry Rizal Hasibuan, kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (28/1/2026).

Adapun kawasan yang akan dibangun itu, sebut Harry, dari Sipiongot- batas Labuhanbatu sepanjang 16 Km dengan anggaran Rp96 miliar, Sipiongot batas Tapanuli Selatan 12 Km dengan anggaran Rp72 miliar dan Hutaimbaru- Sipiongot Paluta 11,8 Km dengan anggaran Rp70,8 miliar.

“Pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini sudah berpuluh tahun dinantikan masyarakat setempat, karena selama ini akses jalan banyak rusak berat, berlumpur saat hujan dan sulit dilalui transportasi. Dulu kawasan Sipiongot ini masih menjadi daerah tertinggal. Bahkan, kalau bisa kita katakan di tahun 80-90-an, transportasi di kawasan Sipiongot ini harus dilalui dengan naik kuda,” ujar Harry.

Kondisi inilah membuat Pemerintah Provinsi Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, berkomitmen untuk melanjutkan proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot yang sempat terhenti di tahun 2025.

Proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini pun diharapkan nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat karena puluhan tahun kawasan ini tidak tersentuh pembangunan. Selain bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah (menghubungkan Paluta, Tapsel, dan Labuhanbatu), pembangunan kawasan ini juga dapat memperlancar akses perekonomian warga yang sempat terisolir, serta mengatasi kerusakan berat jalan yang telah berlangsung puluhan tahun.

“Baru kali ini di bawah kepemimpinan Gubernur Pak Bobby, kawasan Jalan Sipiongot akan dibangun. Proyek ini tentu dapat mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah yang selama ini terpencil dan tertinggal,” kata Harry.

Proyek pembangunan Jalan Sipiongot ini pun diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat ke pusat-pusat layanan seperti kesehatan dan pendidikan di kecamatan Dolok, karena pembangunan jalan membuka akses konektivitas Sipiongot ke tiga wilayah (Labuhanbatu-Tapsel-Paluta). (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *