Inspirasinews – Medan, Hyejeon University akan gelar Festival Food Korea di Medan. Festival bukan sekadar ajang mencicipi makanan, tetapi juga menjadi pintu gerbang bagi masa depan generasi muda. Sebab, pemenangnya akan mendapatkan beasiswa pendidikan belajar ke Korea.
Hyejeon University akan gelar Festival Food Korea di Medan itu terungkap dalam pertemuan rombongan Hyejeon University dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman Medan, Selasa (13/1/2026).
Hadir dalam pertemuan itu Director of the Office of International Affairs, Hyejeon University Dr. Jeon Yao Song, Chief Executive Officer K-Edutech Ms. Noh Hye-Mi dan Ketua Dewan Pembina Medan Korean Center, Dr. Parlindungan Purba.
President (Rektor) Hyejeon University, Prof. Dr. Lee Hye Sook, menyampaikan kehadirannya bersama rombongan selain bersilaturahmi, juga dalam rangka menyampaikan rencana penyelenggaraan Local & K-Culinary Competition sebagai bagian dari menyemarakkan ulang tahun Kota Medan. “Tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kerja sama di bidang perhotelan hingga perawat kesehatan ke depan,” kata Lee.
Sementara Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memperkenalkan Kota Medan sebagai kota multikultural dan mempromosikan Kota Medan sebagai ‘Ibu Kota Kuliner’ di Indonesia.
Kunjungan ke Kota Medan, kata Rico Waas, adalah keputusan tepat, terutama bagi para pecinta kuliner. “Di sini hanya ada dua jenis rasa makanan. Pertama enak dan kedua enak sekali. Hal ini karena Medan di bentuk oleh beragam budaya, seperti Melayu, Jawa, Batak, Karo, Minang, Arab dan budaya lainnya. Masing-masing membawa cita rasa makanan yang unik,” ujar Rico Waas.
Dalam pertemuan itu, Rico Waas, menyampaikan gagasannya mengenai akulturasi kuliner antara Korea dan Medan. Hal ini tidak terlepas dari antusiasme warga Medan terhadap tren Korean Style, mulai dari K-Pop hingga makanan.
”Orang Medan sangat suka pedas, sama seperti orang Korea. Mungkin kita bisa berkolaborasi, misalnya membuat Kimchi dengan menggunakan cabai merah lokal atau bahkan menggunakan bubuk cabai caplak yang terkenal pedasnya. Ini akan jadi perpaduan luar biasa,” kata Rico Waas.
Selain urusan kuliner, Rico Waas, berharap rombongan dari Hyejeon University dapat menyempatkan diri mengeksplorasi sisi historis dari Kota Medan. Menikmati setiap sudut bangunan-bangunan tua ikonik serta membawa pulang Bika Ambon sebagai oleh-oleh wajib dari Kota Medan. ”Kirana Mrs. Lee menikmati setiap sudut kota ini, keramahan orang-orangnya dan tentu saja, kelezatan makanannya yang tak tertandingi,” harap Rico Waas. (sat)

