Sumut

Bobby Nasution Sudah Benahi 44,9 Km Jalan di Sumut

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, sudah benahi 44,9 Km jalan di Sumut sepanjang tahun 2025. Upaya tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Bobby Nasution, melalui program Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI).

Bobby Nasution sudah benahi 44,9 Km jalan di Sumut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut, Dikky Anugrah, kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (22/1/2026).

Sejumlah ruas itu, sebut Dikky, di antaranya jalan Hilimbuasi–Mandrehe, Gunungsitoli–Afia, Lolowua–Dola, Dola–Duria, Afia–Tuhemberua, Miga–Lolowua, Silimbat–Parsoburan, Onan Ganjang–Pakkat, Perbaungan–Pantai Cermin, Simpang Belidahan–Dolok Masihul, Tanjung Beringin–Bandar Khalifah serta Simpang Beringin–Tandem Hilir. “Termasuk jembatan Idano Noyo (Nias Barat). Bulan ini atau bulan depan sudah di targetkan diresmikan dan sudah bisa di gunakan masyarakat,” katanya.

Selain perbaikan jalan, kata Dikky, di Kepulauan Nias juga dilakukan pembenahan box culvert di Kota Gunungsitoli untuk memperlancar aliran air dan mencegah kerusakan jalan akibat banjir. “Jembatan Aek Batang Angkola di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Jembatan Aek Pardomuan di Kabupaten Tapanuli Utara juga direhabilitasi. Ini untuk memperkuat konektivitas antar wilayah serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik lebih efisien,” sebutnya.

Gubernur Bobby Nasution, sambung Dikky, juga membenahi saluran irigasi sepanjang 420 meter di Daerah Irigasi Pekan Kamis, Kecamatan Dolokmasihul, Kabupaten Serdangbedagai serta rehabilitasi jaringan irigasi di Daerah Irigasi Bah Kora II/Negeri Bosar, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. “Kegiatan ini mencakup perbaikan saluran dan pembangunan terjunan saluran irigasi sepanjang hingga 100 meter,” ujarnya.

Selain itu, tambah Dikky, Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen memperluas akses hunian terjangkau. Komitmen itu ditunjukkan melalui penerbitan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2025. “Pergub ini menekankan kolaborasi strategis dengan pengembang perumahan (REI) dan Bank Sumut untuk memperluas akses hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Program penyediaan hunian ini, lanjut Dikky, telah menjangkau berbagai kabupaten dan kota, antara lain Tapanuli Tengah, Asahan, Langkat, Karo, Deliserdang, Simalungun, Labuhanbatu, Dairi, Pakpak Bharat, Serdangbedagai, Batubara, Labuhanbatu Selatan, Kota Medan, Pematangsiantar, Tanjungbalai, Binjai, Tebingtinggi dan Padangsidimpuan. “Totalnya mencapai 10.039 unit rumah melalui skema KPR subsidi FLPP,” katanya.

Program ini, ungkap Dikky, juga memastikan perbaikan 400 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kawasan permukiman kumuh seluas 10 hingga kurang dari 15 hektar tersebar di Kabupaten Batubara, Humbang Hasundutan, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Nias Utara, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara Kota Padangsidimpuan dan Pematangsiantar. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *