Sumut

Bobby Harap Isra Mikraj Jadi Momentum Tingkatkan Kinerja ASN

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, harap Isra Mikraj jadi momentum tingkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemprov Sumut yang berlandaskan keimanan, ketulusan dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

Bobby Nasution harap Isra Mikraj jadi momentum tingkatkan kinerja ASN itu dalam sambutannya pada Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H Pemprov Sumut di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/1/2026).

Pada peringatan bertemakan “Momentum Peningkatan Budaya Kerja ASN Berakhlak untuk Mewujudkan Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju dan Berkelanjutan” itu, Bobby, meyakini peristiwa Isra Mikraj Rasulullah Muhammad SAW merupakan wujud keimanan seorang muslim.

Hal itu menjadi pelajaran penting, karena meski tidak menyaksikan langsung peristiwa tersebut, umat Islam tetap meyakininya sebagai kebenaran. “Tugas berat menanti kita dan butuh keyakinan untuk bisa melaksanakan tugas tersebut. Dengan nilai dari peristiwa Isra Mikraj ini, harusnya perintah shalat yang kita kerjakan selama ini, juga bisa meyakinkan kita. Seberat apapun tugas, harus kita emban dan selesaikan,” ungkap Bobby.

Keyakinan tersebut, jelas Bobby, juga berkaitan erat dengan visi besar dan cita-cita pembangunan daerah yang kerap menimbulkan beragam respons ketika disampaikan ke publik. Ia mencontohkan, bagaimana peristiwa Isra Mikraj pada masa Rasulullah SAW, sempat menjadi bahan olok-olok kaum kafir Quraisy.

“Kalau kita bekerja harus tulus, ikhlas serta dilandasi keimanan dalam setiap pekerjaan. Sekalipun ada yang berpandangan pesimis, ada yang ingin menjatuhkan, tetapkan keyakinan untuk mewujudkan cita-cita membangun Sumatera Utara. Semoga kinerja kita menjadi pemberat timbangan amal di akhirat,” harapnya.

Sementara penceramah, Ustaz Prof Azhari Akmal Tarigan, menjelaskan ibadah shalat sebagai kewajiban seorang muslim kepada Sang Khaliq, Allah SWT, memberikan dampak nyata dalam kehidupan sosial. Baik melalui simbol gerakan maupun bacaan, shalat mengandung makna penghambaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Karena itu, Azhari, meyakinkan ribuan ASN yang hadir bahwa kualitas salat seseorang akan memengaruhi kualitas hubungannya dengan sesama manusia. Jika sholatnya baik, maka hubungan sosialnya pun akan baik, demikian pula sebaliknya. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *