Inspirasinews – Tapteng, Korban bencana alam banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut) total capai 1.076 orang.
Korban bencana alam di Sumut capai 1.076 orang sebagaimana data dirilis Polda Sumut diterima wartawan, Sabtu (29/11/2025).
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan dari data sementara tercatat 488 kejadian bencana alam. Sejak penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumut dari 24 hingga 29 November 2025 tercatat 147 orang meninggal dunia dan 28.427 orang mengungsi. “Untuk korban luka-luka, tercatat 32 luka berat serta 722 orang luka ringan. Sementara, 174 orang dinyatakan masih dalam pencarian,” sebut Ferry.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam rapat koordinasi penanganan bencana bersama Forkopimda menegaskan seluruh unsur pemerintah provinsi bersama TNI, Polri dan Basarnas terus mempercepat penanganan banjir dan longsor di Tapteng.
Saat ini, kata Bobby, ribuan warga telah dievakuasi ke Posko Pengungsian di GOR Pandan. Ia memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. “Kami berkomitmen memperkuat upaya penanganan bencana dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di posko pengungsian,” ujar Bobby.
Selain logistik makanan dan obat-obatan, Bobby, menyebutkan pihaknya juga menambah fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan, akses listrik, wifi, serta kebutuhan khusus ibu dan anak. “Kami ingin seluruh pengungsi merasa aman dan tetap nyaman selama berada di posko,” katanya.
Meski begitu, Bobby, mengakui masih banyak warga terisolir akibat empat jalur utama menuju desa-desa di Tapteng belum bisa dilalui. Ia menugaskan seluruh tim gabungan untuk mempercepat pembukaan jalur darurat. “Prioritas kami saat ini adalah mengevakuasi warga yang masih terjebak dan memastikan bantuan logistik bisa masuk ke wilayah terdampak paling parah,” tegasnya.
Bobby memastikan koordinasi lintas lembaga akan terus ditingkatkan agar penanganan berlangsung cepat, tepat, dan menyeluruh. “In Syaa Allah, dengan kerja bersama, kita bisa meminimalkan dampak dan mempercepat pemulihan,” ujarnya. (sat)

