Rapat evaluasi hasil Penataan dan Penertiban Lalu Lintas di Kantor Dinas Perhubungan Kota Medan
Medan

Pemkot & Polda Sumut Bentuk Tim Penataan Lalin di Medan

Spread the love

Inspirasinews – Medan, Pemerintah Kota (Pemkot) dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumut bentuk tim penataan lalu lintas (Lalin) dan angkutan jalan di Medan.

Pemkot dan Polda Sumut bentuk tim penataan lalu lintas (Lalin) dan angkutan jalan di Medan itu terungkap dalam rapat evaluasi hasil Penataan dan Penertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kantor Dinas Perhubungan Kota Medan, Kamis (20/6/2024).

Hadir dalam rapat itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, bersama sejumlah personel dan Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Muji Ediyanto, bersama sejumlah personel.

Iswar memaparkan, hasil penertiban di lakukan Dishub Kota Medan dari tanggal 7-19 Juni 2024, telah menindak 138 pelanggar parkir liar, menderek 5 unit kendaraan serta menggembosi 26 unit kendaraan.

“Dari hasil penertiban yang telah di lakukan, sejauh ini parkir kendaraan bermasalah berkurang dan semakin tertata rapi, bus ngetem terlalu lama juga berkurang serta bus AKAP maupun AKDP sudah masuk ke terminal Amplas,” jelas Iswar.

Kendati penertiban terus di lakukan, kata Iswar, masih ditemukan juga pelanggaran. Iswar menyarankan, agar fungsi sarana dan prasana jalan raya di kembalikan.

“Kalau kita sepakat, saya yakin kita bisa mengembalikan fungsinya. Misalnya trotoar bukan tempat parkir, tapi untuk pejalan kaki. Sebagian bahu jalan boleh di jadikan tempat parkir, selebihnya untuk pengguna lalu lintas,” kata Iswar.

Senada dengan itu Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Muji Ediyanto, berpendapat penataan dan penertiban lalu lintas dan angkutan jalan tidak sulit di lakukan, jika seluruh instansi terkait menjalankan kewenanganya masing-masing.

“Yang kita perlukan adalah komitmen, kolaborasi dan sinergi. Artinya, kita semua memiliki peran untuk menata lalu lintas di kota ini agar semakin baik,” ujar Muji.

Muji menyarankan, di bentuk tim terpadu beranggotakan personel dari masing-masing instansi untuk melakukan penertiban terhadap parkir liar, khususnya di atas trotoar jalan, penertiban pedagang berjualan di atas trotoar, penertiban pool bus yang di nilai mengganggu fungsi sarana dan prasarana jalan raya. “Setelah itu, kita lakukan rapat secara rutin untuk membahas rencana kegiatan. Selanjutnya action dan evaluasi,” kata Muji. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *